Siapa bilang Jawa Timur cuma punya Gunung Bromo dan pantai yang itu-itu saja? Nyatanya, provinsi ini sudah menjelma jadi surga bagi para content creator yang doyan pamer di Instagram—eh, maksudnya, doyan mengabadikan momen estetik. Wisata spot foto dan interior wisata dengan spot foto menarik dan interior estetik di sekitar Jawa Timur seolah jadi magnet yang menarik ribuan orang rela antre berjam-jam, padahal hasil fotonya nanti cuma bakal dikomentari, “Wah, editannya bagus banget!” atau “Kamu pakai filter apa, sih?”
Tapi, hey, siapa peduli? Yang penting feed Instagram kita terlihat seperti hidup di dunia yang lebih indah, lebih aesthetic, dan tentu saja, lebih Instagrammable. Kalau kamu termasuk tipe orang yang rela bangun pagi demi foto di spot yang sama dengan seribu orang lainnya, artikel ini mungkin akan membuatmu merasa sedikit tertohok—atau malah semakin semangat untuk mengejar aesthetic goals berikutnya.
Kawasan Kota Lama Surabaya: Ketika Sejarah Jadi Latar Belakang yang Lebih Keren dari Hidupmu
Kalau kamu pikir Kota Lama Surabaya cuma tempat buat foto-foto jadul, kamu salah besar. Kawasan ini sudah bertransformasi jadi playground bagi para influencer yang ingin terlihat seperti tinggal di Eropa—padahal, ya, masih di Surabaya. Bangunan-bangunan kolonial yang megah, jalanan yang dipenuhi dengan vintage vibes, dan tentu saja, spot-spot foto yang bikin kamu lupa kalau sebenarnya kamu sedang berdiri di tengah kota yang macetnya bisa bikin emosi.
Salah satu favorit adalah gedung De Javasche Bank, yang sekarang lebih dikenal sebagai Museum Bank Indonesia. Interiornya? Oh, jangan tanya. Langit-langit tinggi, ornamen-ornamen klasik, dan cahaya alami yang masuk lewat jendela besar bikin siapa pun langsung merasa seperti bangsawan Belanda—meskipun dompetmu mungkin lebih tipis dari kertas rokok. Tapi, ya, namanya juga aesthetic, kan? Dompet tipis bukan halangan untuk terlihat mewah di foto.
Dan jangan lupa, ada juga Rustic Market yang seolah jadi tempat favorit bagi mereka yang ingin terlihat seperti baru pulang dari pasar di Maroko. Dengan interior yang dipenuhi kayu-kayu tua, lampu-lampu gantung yang moody, dan barang-barang antik yang entah asli atau palsu, tempat ini jadi surga bagi siapa saja yang ingin foto dengan latar belakang yang terlihat mahal—meskipun sebenarnya kamu cuma beli kopi seharga Rp30.000.
De Javasche Bank: Ketika Uang Bisa Beli Estetika (Tapi Kamu Cuma Bisa Foto Doang)
Kalau kamu belum pernah ke De Javasche Bank, kamu mungkin ketinggalan zaman. Gedung ini bukan cuma punya sejarah yang panjang, tapi juga interior yang bikin siapa pun langsung merasa seperti tokoh utama di film The Great Gatsby. Dengan marmer yang mengkilap, tangga besar yang megah, dan detail-detail arsitektur yang bikin kamu ingin jadi arsitek—atau setidaknya, jadi orang kaya yang bisa punya rumah seperti ini.
Tapi, sayangnya, gedung ini cuma bisa dikunjungi sebagai museum, bukan tempat tinggal. Jadi, ya, nikmati saja momen-momenmu di sana dengan berfoto seolah kamu punya rumah sebesar ini. Siapa tahu, dengan sedikit editing, foto-fotomu bisa membuat teman-temanmu iri dan berpikir kamu benar-benar tinggal di tempat semewah ini. Fake it till you make it, kan?
Oh, dan jangan lupa untuk berpose di depan pintu masuk yang megah itu. Pastikan kamu terlihat seperti sedang keluar dari gedung dengan penuh percaya diri, meskipun sebenarnya kamu cuma baru masuk dan belum sempat lihat apa-apa. Aesthetic itu soal penampilan, bukan substansi, kan?
Rustic Market: Ketika Kamu Bayar Mahal Demi Foto yang Terlihat Murah (Tapi Tetap Keren)
Siapa bilang rustic itu murah? Di Rustic Market, kamu bisa merogoh kocek dalam-dalam hanya untuk merasakan vibe pasar tradisional yang sebenarnya lebih mirip set film daripada pasar sungguhan. Tapi, ya, namanya juga aesthetic, harga bukanlah halangan. Yang penting, kamu bisa foto dengan latar belakang kayu-kayu tua, tanaman hijau, dan lampu-lampu yang bikin foto terlihat seperti diambil di pedesaan Eropa—meskipun sebenarnya kamu sedang di tengah kota Surabaya.
Dan jangan heran kalau kamu melihat banyak orang yang datang ke sini bukan untuk belanja, tapi untuk berfoto. Ada yang berpose dengan secangkir kopi seolah mereka baru saja menemukan rahasia hidup, ada yang duduk di sudut dengan ekspresi deep thought seolah mereka sedang merenungkan makna hidup—padahal, ya, mereka cuma nunggu kopinya datang.
Tapi, hey, siapa peduli? Yang penting, foto-fotomu terlihat aesthetic, dan kamu bisa pamer ke teman-temanmu kalau kamu “baru saja dari tempat yang super cozy”. Lagipula, kalau kamu bisa membuat hidupmu terlihat lebih menarik di media sosial, kenapa tidak?
Jawa Timur: Surga Bagi yang Ingin Terlihat Hidup di Dunia yang Lebih Indah (Meski Kenyataannya Berbeda)
Jadi, kalau kamu bosan dengan rutinitas sehari-hari dan ingin merasa seperti hidup di dunia yang lebih indah—meskipun hanya untuk beberapa jam—wisata spot foto dan interior wisata dengan spot foto menarik dan interior estetik di sekitar Jawa Timur adalah jawabannya. Dari Kawasan Kota Lama Surabaya yang megah, De Javasche Bank yang mewah, hingga Rustic Market yang cozy, semua tempat ini siap membuatmu lupa kalau sebenarnya kamu cuma orang biasa yang hidupnya mungkin tidak seindah foto-fotomu.
Tapi, ingat, aesthetic itu bukan segalanya. Kadang-kadang, lebih baik menikmati momen tanpa harus selalu mengabadikannya untuk dipamerkan. Atau, ya, kalau kamu tetap ingin pamer, setidaknya nikmati juga cerita di balik setiap spot yang kamu kunjungi. Siapa tahu, di balik semua filter dan pose, kamu menemukan sesuatu yang lebih berharga daripada sekadar likes di Instagram.
Jadi, siap untuk berburu aesthetic berikutnya? Jangan lupa bawa kamera, outfit terbaikmu, dan tentu saja, sedikit rasa malu—atau malah sebaliknya, semakin banyak rasa percaya diri yang berlebihan. Karena di Jawa Timur, semua orang bisa jadi bintang, setidaknya di feed Instagram mereka sendiri.

